Kebijakan Pembatalan Hotel
Hotel kami menerapkan prinsip-prinsip hotel syariah yang mencerminkan nilai-nilai Islami dalam pelayanan dan operasional. Oleh karena itu, kami menetapkan bahwa pasangan yang menginap diwajibkan untuk menunjukkan bukti pernikahan, seperti fotokopi buku nikah atau KTP dengan alamat yang sama, saat proses check-in. Tamu pria dan wanita yang bukan muhrim tidak diperkenankan untuk menginap dalam satu kamar. Selain itu, tidak diperbolehkan membawa atau mengonsumsi minuman beralkohol, makanan haram, maupun obat-obatan terlarang di area hotel. Fasilitas ibadah tersedia bagi tamu dan diharapkan digunakan dengan tertib serta sesuai ketentuan yang berlaku. Selama berada di lingkungan hotel, tamu juga diharapkan mengenakan busana yang sopan dan sesuai dengan norma syariah. Pihak hotel berhak menolak tamu yang tidak memenuhi ketentuan ini tanpa pengembalian dana.
Semua reservasi yang dilakukan di hotel kami bersifat tidak dapat dikembalikan. Setelah reservasi dikonfirmasi, tidak ada pengembalian dana untuk pembatalan, perubahan, atau ketidakhadiran (no-show).
Pengecualian Force Majeure:
Dalam situasi force majeure (termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, larangan perjalanan oleh pemerintah, pandemi, atau kejadian tak terduga lainnya di luar kendali tamu), tamu dapat mengajukan permohonan pembatalan. Dokumen pendukung mungkin diperlukan.
Dalam hal ini, pembatalan dapat dilakukan, namun akan dikenakan biaya sebesar 2,9% dari total nilai reservasi untuk menutupi biaya pemrosesan dari payment gateway. Sisa dana akan dikembalikan melalui transfer bank dalam waktu maksimal 14 hari kerja.
Dengan mengkonfirmasi reservasi Anda, Anda dianggap telah memahami dan menyetujui kebijakan pembatalan ini.
======================
Hotel Cancellation Policy
Our hotel operates based on Sharia principles, reflecting Islamic values in both service and operations. Therefore, we require all couples staying with us to present proof of marriage, such as a photocopy of a marriage certificate or ID cards with the same address, during check-in. Male and female guests who are not mahram (legally unmarriageable kin) are not allowed to stay in the same room. Alcoholic beverages, non-halal food, and illegal drugs are strictly prohibited within the hotel premises. Prayer facilities are available and should be used respectfully and in accordance with Islamic guidelines. Guests are also expected to dress modestly and in accordance with Sharia norms while on the hotel property. We reserve the right to refuse service without refund to any guest who fails to comply with these policies.
All reservations made with our hotel are non-refundable. Once a booking is confirmed, no refunds will be issued for cancellations, modifications, or no-shows.
Force Majeure Exception:
In the event of a force majeure situation (including but not limited to natural disasters, government-imposed travel restrictions, pandemics, or other unforeseeable events beyond the guest's control), guests may request a cancellation. Supporting documentation may be required.
In such cases, the cancellation will be allowed, but a 2.9% fee of the total reservation amount will be deducted to cover payment gateway processing charges. The remaining balance will be refunded via bank transfer within a maximum of 14 working days.
By confirming your reservation, you acknowledge and agree to this cancellation policy.